Anak-Anakmu Bukanlah Anak-Anakmu

Thursday, June 21, 2012



 Lihatlah mereka, apa yang mereka tahu tentang kita sebagai ibu ayah?
Mereka ada dunia mereka, tetapi pernah kita sebagai ibu bapa berjaya "memasuki" dunia mereka.

Sembang-sembang sambil memandang ke matanya yang sangat bulat.

“ Anak-anak adalah individu yang berlainan dengan kita. Kita sebagai ibu ayah hanyalah berusaha untuk mendidik mereka dengan nilai-nilai Islam dan cinta. Mereka punyai fikiran, potensi, kekuatan dan kelemahan sendiri.”

Ditambah lagi.

“ Usahlah mendidik anak-anak kita untuk menjadi diri kita. Tetapi didiklah mereka untuk menjadi apa yang Allah SWT kehendaki.”

Hampir semua orang mengiyakan dan menganggukan kepala ketika seorang penyair Arab Yahudi bernama Khalil Ghibran bertutur :

“ Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu
Mereka adalah putra putri
Yang merindukan kehidupan
Mereka datang melaluimu tetapi bukan darimu
Meskipun mereka bersamamu,
Namun mereka bukanlah milikmu
Engkau dapat memberi mereka cintamu,
Tetapi bukan fikiranmu,
Kerana mereka memiliki fikiran sendiri
Engkau dapat mengurung tubuh mereka di rumah, tetapi
Bukan jiwa mereka….”

Jika kita memiliki cita-cita hidup yang tidak tercapai maka anak adalah tumpuan paling baik agar teraihnya cita-cita itu kembali.

Jika kita menyesali perjalanan yang tersia-siakan maka anak adalah harapan paling mungkin untuk mengukir sejarah hidup baru yang diidam-idamkan.

Jika kita seorang yang berjaya dalam hidup ini maka anak adalah insan paling baik untuk meneruskan legasi perjuangan kita dan memperkasakannya.

Jika kita merasa lemah dalam pengabadian kepada Allah SWT maka anaklah manusia paling mungkin membantu kita menambah pahala dan meringankan siksa akhirat kelak dengan doa-doa dan amal solehnya.

Dengan cara inilah kita menyantuni dan melihat anak kita, maka kehadirannya semestinya disyukuri dan disambut dengan suka, cinta dan cita. Anak-anak adalah mad’u anugerah. Insan yang  dikurniakan Allah SWT untuk kita pelihara, santuni, didik, jaga dan besarkannya dengan kasih sayang, cinta dan tauhid kepada-Nya.

Sehingga kini, bagaimana kita memandang anak-anak kita? Sekadar terbatas apa yang mampu dilihat atau melihat menembusi apa yang “patut” dilihat.

BroHamzah
Anak adalah milik Allah. Anak adalah Amanah.

6 comments:

Fathi Ridhuan June 22, 2012 at 4:23 AM  

subhanallah...
syukran abg 'Ali...
perkongsian yg amat brmakna...

mereka punya jiwa sndiri,
punya pendirian dan pemikiran kurniaan Ilahi,
mereka perlukan kita sebagai pendidik dan murabbi,
agar kehidupan yang dilalui Dia redhai.

moga Allah redha :)

brohamzh June 22, 2012 at 4:14 PM  

Fathi Ridhuan

Sedap susunan ayat anta. Bagus, bagus, bagus.
BroHamzah

Ismail najmuddin,  June 23, 2012 at 6:53 AM  

Cmna nk share....

brohamzh June 23, 2012 at 7:49 AM  

Ismail Najmuddin

Share apa mael? Apa maksud anta?

BroHamzah

Mohamadazhan.com June 24, 2012 at 2:30 AM  

Menarik!

saya cadangkan saudara letakkan button share FB untuk lebih luas penyebaran ilmu =)

brohamzh June 24, 2012 at 5:50 AM  

Mohamadazhan.Com

Syukran. Saya dok-dok belajat menyebarkannya. Terima kasih sekali lagi.

BroHamzah

Post a Comment

Followers

  © Blogger template The Beach by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP